Posts Tagged ‘diary’

Piano Cover – Ma petite Asha

January 20, 2019

Bonjour…! Week-end kali ini, kami mengisi waktu dengan bermusik. Seperti biasanya….saya latihan bermain gitar bersama ‘mon garçon, Zyda‘ yang bermain drum, membawakan lagu-lagu daerah……(daerah barat maksudnya… 😛 ) yang beraliran agak sedikit ke rock, bukan ‘isinya’ yah…. 😀
(more…)

Adul Pingin Sekolah

January 10, 2019

Adul yang hanya tamatan SD telah bekerja di sebuah perusahaan. Dia punya mimpi yg tinggi, yaitu untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Maka dia pun bekerja keras siang-malam bahkan week-end dia korbankan waktu Istirahatnya untuk bekerja demi mendapatkan upah kecil guna ditabung untuk suatu saat nanti dia lanjut sekolah. Adul nekat mendaftarkan dirinya di sebuah sekolah SMP negeri yang ternama. Setelah melalui tes, Adul dinyatakan lulus. Kini tinggal menginformasikan ke perusahaan tempat Adul bekerja. Keesokan harinya, Adul menghadap ke Pimpinannya dengan maksud untuk menginformasikan bahwa dia telah diterima di SMP Negeri dan memohon izin serta dukungan dari Pimpinan.

(more…)

Jammin’ with Zyda

December 6, 2018

Sejak SMP saya mulai suka musik. Waktu itu, didepan warung ibu saya, selalu menjadi tempat nongkrong anak2 muda sebaya saya. Ada salah seorang teman tetangga yg pintar bermain gitar. Mereka nyanyi sambil kongkow-kongkow di kursi panjang kayu buatan bapak saya. Suatu ketika saya ikut duduk sambil mengambil kursi dan bergabung bersama mereka. Teman saya ini senang dengan lagu-lagunya Iwan Fals. Saya perhatikan bagaimana teman saya bermain gitar, memetik senar gitar dan memainkan kunci-kunci (chords) gitar. Telinga ini ingin terus mendengarkan suara gitar. (more…)

‘Malaikat’ yang menyaru

October 24, 2018

Seperti rutinitas biasanya, hari ini saya berangkat nguli naik kereta dari kota Colmar ke kota Strasbourg, yang berjarak sekitar 75 KM. Kereta dari Colmar berangkat jam 07.37 pagi setiap harinya, dengan berhenti di kota Selestat, sekitar 10 menit dari Colmar. Beberapa menit setelah kereta kembali melaju ke kota tujuan, Strasbourg, tiba-tiba kereta memperlambat lajunya dan kemudian berhenti di sebuah stasiun kereta di kota Erstein, yang mana biasanya kereta tidak berhenti di stasiun kota kecil itu. Tentunya semua penumpang bertanya-tanya dan heran, ada apa dan apa yang menyebabkan kereta berhenti. Tidak beberapa lama, terdengar pengumuman melalui radio lokal yang terdapat di setiap gerbong kereta. Terdengar suara Kondektur kereta akan memberikan pengumuman dan informasi.
Bonjour, Messieurs, Dames. Notre train est bloqué, car il y a quelques chose sur la voie.” (more…)

Ordinary to Extraordinary

September 6, 2012

Some people choose to become an ordinary people, on the other side some people choose to become an extraordinary. What will you choose? For me, I prefer to become an ordinary people but with an extraordinary way. It’s not really difficult to live an extraordinary life. Most people look at those people who are already having success around them, and desire the same thing, but end up tossing their dreams in wishes. They don’t understand that going from ordinary to extraordinary involves doing just a little bit extra works.  It is about how you managed live and dreams. All you need now is just to concentrate and doing more harder than those people around you- that little bit extra in the following context.  (more…)

Keuletan, Kesabaran & Pengorbanan untuk Meraih Beasiswa Luar Negeri

August 10, 2012

Mungkin cerita saya ini agak sedikit membosankan, karena ini cerita adalah cerita nyata tentang perjalanan saya mendapatkan beasiswa untuk dapat sekolah lanjut di luar negeri. Dan untuk menggapai itu menjadi nyata sangatlah tidak mudah. Penuh ujian, hambatan, tantangan, serta pengorbanan yang luar biasa. Sengaja cerita ini saya tulis hanya untuk mengingatkan saya bahwa diperlukan keuletan, kesabaran dan pengorbanan untuk meraih cita-cita dan mimpi besar saya. Cerita ini juga telah saya edit dengan maksud agar tidak ada pihak yang dirugikan. Cukup Allah yang maha mengetahui segala sesuatunya.

(more…)

Sisi Gelap Kita : Untuk kita renungkan

May 7, 2012

Mari kita lakukan sebuah eksperimen…

Matikan semua lampu diruangan anda dan ambillah sebuah lilin. Nyalahkan lilin tersebut hingga menyala dan menengoklah kebelakang… yang akan anda temukan adalah sebuah benda hitam yang sangat besar yang menyerupai bentuk tubuh yang tak lain adalah bayangan anda sendiri.

(more…)

Are You a Monster?

February 3, 2011

When I was a kid, I have a simple imagine what is a monster looks like? Most of people have a viewpoint about Monster are : bad, ugly, evil, rough skin, slimy, red eyes, scaly, tall, black, animals head, bizarre, strange, mucky, creepy, terrify, long nails, hairy, canine tooth, long hair, bloody, sharp claws, killer and so on.

Don’t judge a book by its cover.

We may go wrong when figure out about monster and what most people though about the word ‘Monster’.
Your mouth may sweet, your act may smooth, your clothes are expensive, smell good, man tie, famous, soft, tender, mild, polite, cunning, tidy, always smile, goose skin, wear hat, classy, exclusive, high class, BUT YOUR HEART IS SADISTIC. Take a look at your heart. Are you a Monster?

Mondok

December 11, 2010

Sejak sekolah lagi…(*maklum masih bodoh*), lumayan juga rute dari rumah ke kampus kurang lebih hampir 45 KM, jadi klo pp (pergi-pulang) ngukur jalanan hampir 90 KM. Klo masih bujang aja, pasti dah mondok aja deh. Tapi klo mondok juga hanya dapet uang pondokan dari ‘Orang Tua’ hanya 700rb setahun….sekali lagi 700rb PER TAHUN. Padahal rata-rata biaya sewa kamar kost (pondokan) sekitar 300-400rb per bulan. Berarti dengan dana pondokan 700rb tsb hanya bisa buat bayar 2 bulan saja. Nah selebihnya gimana??? Tinggal di Masjid / Mushola sekalian jadi Ibnu Sabil atau Musafir? Atau tinggal di kolong jembatan? Yah…pikir sendiri deh….khan lagi sekolah, kerjanya harus mikir. Mikir cari duit, mikir bikin paper, mikir bikin tugas, mikir proposal. Semuanya hanya perlu dipikir. Mikirnya pake otak sebelah mana lagi yah??