Posts Tagged ‘diary’

Catatan Seorang Mantan Kuli Tetap Pabrik Tempe (Part #2)

May 21, 2020

Mumpung lagi ada waktu selama “lockdown” alias “work from home” dikarenakan ada virus Corona yang masih berkeliaran di muka bumi ini, maka saya mau nulis lagi neh…kelanjutan cerita si Adoel yang jadi korban ketidakadilan, kesewenag-wenangan,  mind-block, arogan, tidak ada niat baik, tidak ada integritas dari oknum pimpinan sebuah pabrik tempe yang berlokasi di kampoeng Oedik.

Bagi yang belum baca cerita bagian pertama Adoel, silahkan menuju ke TKP dengan klik disini.

(more…)

Catatan Seorang Mantan Kuli Tetap Pabrik Tempe (Part #1)

June 13, 2019

Ini adalah cerita khayalan belaka. Jika ada kemiripan nama, tempat, tanggal dan kejadian, itu adalah hanya kebetulan saja. 🙂

Gambar ilustrasi karyawan pabrik tempe. 

Adoel adalah seorang anak desa yang lahir dari keluarga biasa-biasa saja. Dengan hanya berijasah madrasah (Sekolah Dasar), Adoel hanya dapat bekerja sebagai seorang kuli di sebuah pabrik tempe sejak tahun 2001 hingga 2019, di sebuah desa terpencil, sebut saja desa Oedique. Adoel bekerja di pabrik tempe pada bagian produksi. Sejak lulus SD, Adoel punya cita-cita untuk melanjutkan sekolahnya suatu hari nanti. Tapi mimpi Adoel untuk melanjutkan pendidikan hingga tingkat lanjut tidak semudah dan seberuntung teman-temannya. Sebagian besar teman Adoel lanjut melanjutkan sekolahnya hingga universitas. Karena mungkin orang tua mereka mampu. Beruntunglah bagi yang memiliki orang tua yang mampu menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Siapa yang tidak kepingin melihat anaknya sekolah tinggi dan sukses. Bisa bekerja di kota besar atau di perusahaan yang bonafit. Tapi Adoel? Adoel memutuskan untuk bekerja demi membantu orang tua dan keluarganya. Mulai dari berdagang membantu orang tuanya, hingga warung orang tuanya tutup karena kalah saing dengan berjamurnya supermarket dan pasar modern serta mall-mall. Akhirnya Adoel terdampar di pabrik tempe ini. Untuk mewujudkan mimpi sekolahnya, Adoel harus menyisihkan sedikit dari gajinya yang sedikit alias kecil. (more…)

Piano Cover – Ma petite Asha

January 20, 2019

Bonjour…! Week-end kali ini, kami mengisi waktu dengan bermusik. Seperti biasanya….saya latihan bermain gitar bersama ‘mon garçon, Zyda‘ yang bermain drum, membawakan lagu-lagu daerah……(daerah barat maksudnya… 😛 ) yang beraliran agak sedikit ke rock, bukan ‘isinya’ yah…. 😀
(more…)

Adoel Pingin Sekolah

January 10, 2019

Adoel yang hanya tamatan SD telah bekerja di sebuah perusahaan. Dia punya mimpi yg tinggi, yaitu untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Maka dia pun bekerja keras siang-malam bahkan week-end dia korbankan waktu Istirahatnya untuk bekerja demi mendapatkan upah kecil guna ditabung untuk suatu saat nanti dia lanjut sekolah. Adoel nekat mendaftarkan dirinya di sebuah sekolah SMP negeri yang ternama, kelas terbuka khusus semua umur. Setelah melalui tes, Adoel dinyatakan lulus. Kini tinggal menginformasikan ke perusahaan tempat Adoel bekerja. Keesokan harinya, Adoel menghadap ke Pimpinannya dengan maksud untuk menginformasikan bahwa dia telah diterima di SMP Negeri dan memohon izin serta dukungan dari Pimpinan.

(more…)

Jammin’ with Zyda

December 6, 2018

Sejak SMP saya mulai suka musik. Waktu itu, didepan warung ibu saya, selalu menjadi tempat nongkrong anak2 muda sebaya saya. Ada salah seorang teman tetangga yg pintar bermain gitar. Mereka nyanyi sambil kongkow-kongkow di kursi panjang kayu buatan bapak saya. Suatu ketika saya ikut duduk sambil mengambil kursi dan bergabung bersama mereka. Teman saya ini senang dengan lagu-lagunya Iwan Fals. Saya perhatikan bagaimana teman saya bermain gitar, memetik senar gitar dan memainkan kunci-kunci (chords) gitar. Telinga ini ingin terus mendengarkan suara gitar. (more…)

‘Malaikat’ yang menyaru

October 24, 2018

Seperti rutinitas biasanya, hari ini saya berangkat nguli naik kereta dari kota Colmar ke kota Strasbourg, yang berjarak sekitar 75 KM. Kereta dari Colmar berangkat jam 07.37 pagi setiap harinya, dengan berhenti di kota Selestat, sekitar 10 menit dari Colmar. Beberapa menit setelah kereta kembali melaju ke kota tujuan, Strasbourg, tiba-tiba kereta memperlambat lajunya dan kemudian berhenti di sebuah stasiun kereta di kota Erstein, yang mana biasanya kereta tidak berhenti di stasiun kota kecil itu. Tentunya semua penumpang bertanya-tanya dan heran, ada apa dan apa yang menyebabkan kereta berhenti. Tidak beberapa lama, terdengar pengumuman melalui radio lokal yang terdapat di setiap gerbong kereta. Terdengar suara Kondektur kereta akan memberikan pengumuman dan informasi.
Bonjour, Messieurs, Dames. Notre train est bloqué, car il y a quelques chose sur la voie.” (more…)

Keuletan, Kesabaran & Pengorbanan untuk Meraih Beasiswa Luar Negeri

September 19, 2013

Mungkin cerita ini agak sedikit membosankan, karena ini cerita tentang perjalanan mendapatkan beasiswa untuk dapat sekolah lanjut di luar negeri. Dan untuk menggapai itu menjadi nyata sangatlah tidak mudah. Penuh ujian, hambatan, tantangan, serta pengorbanan yang luar biasa.

(more…)

Ordinary to Extraordinary

September 6, 2012

Some people choose to become an ordinary people, on the other side some people choose to become an extraordinary. What will you choose? For me, I prefer to become an ordinary people but with an extraordinary way. It’s not really difficult to live an extraordinary life. Most people look at those people who are already having success around them, and desire the same thing, but end up tossing their dreams in wishes. They don’t understand that going from ordinary to extraordinary involves doing just a little bit extra works.  It is about how you managed live and dreams. All you need now is just to concentrate and doing more harder than those people around you- that little bit extra in the following context.  (more…)

Keuletan, Kesabaran & Pengorbanan untuk Meraih Beasiswa Luar Negeri

August 10, 2012

Mungkin cerita ini agak sedikit membosankan, karena ini cerita adalah cerita “khayalan” tentang perjalanan seorang anak desa mendapatkan beasiswa untuk dapat sekolah lanjut di luar negeri. Dan untuk menggapai itu menjadi nyata sangatlah tidak mudah. Penuh ujian, hambatan, tantangan, serta pengorbanan yang luar biasa. Sengaja cerita ini ditulis hanya untuk mengingatkan bahwa diperlukan keuletan, kesabaran dan pengorbanan untuk meraih cita-cita dan mimpi besar. Cerita ini juga telah diedit dengan maksud agar tidak ada pihak yang dirugikan. Cukup Allah yang maha mengetahui segala sesuatunya.

(more…)

Sisi Gelap Kita : Untuk kita renungkan

May 7, 2012

Mari kita lakukan sebuah eksperimen…

Matikan semua lampu diruangan anda dan ambillah sebuah lilin. Nyalahkan lilin tersebut hingga menyala dan menengoklah kebelakang… yang akan anda temukan adalah sebuah benda hitam yang sangat besar yang menyerupai bentuk tubuh yang tak lain adalah bayangan anda sendiri.

(more…)