Posts Tagged ‘beasiswa’

DREAMS BOOK YANG TERTUNDA

April 12, 2016

books-education-school-literature-48126

Tinggal di negara Perancis tidak pernah terpintas sedikit pun dalam ‘dreams book‘ saya. Sewaktu saya masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP) di bilangan Jakarta Pusat, pertama kalinya terbesit dalam benak pikiran saya “oh, enak sekali yah, bisa sekolah dan bekerja di Jerman atau di luar negeri”. Ketika itu ada salah seorang alumni SMP yang datang dan berbagi pengalaman tentang sekolah di Jerman. Sehingga mulai muncul sebuah titik kecil dan mulai saya tulis dalam “dreams book” saya, suatu hari nanti saya ingin sekolah di Jerman.    (more…)

Advertisements

Sekelumit wawancara tentang hidup dan studi di Perancis

September 24, 2014

Beberapa minggu lalu saya mendapat email dari seseorang yang sedang mengembangkan startup tentang kuliah di luar negeri. Berikut saya sampaikan sekelumit wawancara tentang hidup dan studi di negeri Napoleon Bonaparte. (more…)

Keuletan, Kesabaran & Pengorbanan untuk Meraih Beasiswa Luar Negeri

August 10, 2012

Mungkin cerita saya ini agak sedikit membosankan, karena ini cerita nyata tentang perjalanan saya mendapatkan beasiswa untuk dapat sekolah lanjut di luar negeri. Dan untuk menggapai itu menjadi nyata sangatlah tidak mudah. Penuh ujian, hambatan, tantangan, serta pengorbanan yang luar biasa. Cerita ini saya tulis hanya untuk mengingatkan saya bahwa diperlukan keuletan, kesabaran dan pengorbanan untuk meraih cita-cita dan mimpi besar saya. Cerita ini juga telah saya edit dengan maksud agar tidak ada pihak yang dirugikan. Cukup Allah yang maha mengetahui segala sesuatunya.

(more…)

Beasiswa Sekolah

November 15, 2010

Tentunya semua orang sangat mengharapkan yg namanya beasiswa sekolah. Entah itu beasiswa sekolah utk tingkatan SD, SMP, SMU atau Perguruan Tinggi (S1,S2,S3). Tapi entah kenapa saya tidak merasa begitu ‘happy’ dengan mendapatkan beasiswa sekolah dari kantor tempat saya bekerja selama hampir 10 tahun ini. Ada niatan dalam hati, ‘If I were rich enough, I’ll pay my own school’. Sehingga saya tidak ada ikatan yang sangat kuat terhadap institusi saya.

Mungkin berbeda dengan beasiswa sekolah dari luar negeri yang katanya hampir seluruh kebuttuhan hidup (operasional kita) ditanggung. Hal ini dilakukan agar si penerima beasiswa dapat menyelesaikan studinya tepat waktu dikarenakan dapat fokus dan konsentrasi penuh.

Tapi apa yg saya rasakan saat ini berbeda sekali. Mudah-mudahan apa yang namanya ‘beasiswa’ itu benar-benar ‘beasiswa’ bukan ‘beasiswa jadi-jadian’. Amiin…3x.