Posts Tagged ‘Abstrak’

Development of a New Routing Protocol by using Multi-objective and Swarm Intelligent Approaches for Wireless Sensor Network on Maritime Environment Monitoring

December 1, 2017

This is the abstract for my International Research Collaboration and Scientific Publication with two French Institutions as international collaborators.

ABSTRACT
As the largest archipelago country in the world, Indonesia has great potential to be the world’s maritime axis. The maritime axis is a strategic idea which embodied to ensure inter-island connectivity, shipping and fishery industries development, marine transportation improvement and focus on maritime security. So maritime monitoring is crucial in order to prevent sea pollution, fish theft, sovereignty offenses, territorial disputes, and piracy. Nowadays, maritime monitoring has been a very interesting issue over the last decade. With the rapid advancement of technology and the Internet, sensor network technology has become very important in monitoring the aquatic environment. Maritime responsibilities, such as vigilance and patrolling, wildlife  monitoring, and aqua-culture inspection, mostly require large operational teams and expensive equipment. In this research proposal, we will study a scalable robotics system based on swarm intelligence. We take advantage of bio-inspired artificial evolution approaches in order to synthesize scalable and robust collective behaviors for the nodes or the drones. In this research proposal, we will study and propose a system which composed of potentially hundreds sensor nodes or thousands of autonomous drones. Each drone could equipped with a number of different sensors. The use of numerous nodes or drones introduces redundancy in the system, which  decreases the impact of hardware declines and has the potential to improve operational efficiency by admitting a wider area to be covered simultaneously. On the other hand, automating such missions greatly minimizes the maintenance cost while increasing scalability and availability. The behaviors of nodes or drones are then combined hierarchically, allowing the overall behavior for a particular mission to be quickly configured and tested in simulation. The goals of this research is to developing a new mechanism which enable swarm intelligence of nodes or drones to operate as a robust wireless sensor network (WSN) for maritime environment monitoring.
Keywords: Maritime, Swarm Intelligence, Sensor, WSN

Advertisements

Optimisasi Penyebaran Jaringan Sensor Pemantauan Maritim Menggunakan Algoritma Genetik

November 8, 2017

Abstrak

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Poros maritim merupakan sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektifitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim. Maka diperlukan pemantauan maritim untuk mencegah terjadinya hal-hal yang negatif seperti pencemaran laut, pencurian ikan, pelanggaran kedaulatan, sengketa wilayah, dan perompakan. Pemantauan maritim telah menjadi isu yang sangat menarik selama beberapa tahun belakangan ini. Dengan adanya kemajuan teknologi dan Internet yang sangat pesat, teknologi jaringan sensor nirkabel telah menjadi hal yang sangat penting pada pemantauan lingkungan perairan. Penelitian ini mengusulkan sebuah metode optimasi penyebaran jaringan sensor untuk pemantauan lingkungan maritim. Dengan menggunakan pendekatan algoritma genetik multi-obyektif evolusioner untuk mendapatkan solusi topologi jaringan sensor optimal dengan jumlah sensor seminimum mungkin, namun maksimum dalam hal jangkauan dan konektifitas.

(more…)

Implementasi dan Analisis Kualitas Layanan VoIP Pada Jaringan Ad hoc Peer-to-Peer

April 15, 2012

Tri Angga Bagus Susanto1, Abdusy Syarif2, Abdi Wahab3

ABSTRAKS
Teknologi VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah sebuah teknologi komunikasi data yang sangat memungkinkan percakapan suara dengan memanfaatkan media jaringan komputer atau jaringan paket Internet Protocol (IP). Pada umumnya, implementasi VoIP menggunakan jaringan Local Area Network (LAN) atau Wireless Local Area Network (WLAN) atau juga Intranet / Internet. Singkatnya, dibutuhkan sebuah infrastruktur untuk dapat mengimplementasikan VoIP. Namun pada penelitian ini akan digunakan jaringan ad hoc peer-to-peer dan akan dilakukan pengukuran serta analisis terhadap kualitas layanan VoIP. Jaringan Ad hoc peer-to-peer adalah sebuah metode yang memungkinkan bagi perangkat keras nirkabel untuk berkomunikasi secara langsung dengan yang lainnya tanpa ketersediaan infrastruktur jaringan. Dalam skenario pengujian digunakan beberapa perangkat keras (seperti laptop, komputer dan telepon seluler), sistem operasi (Windows, Linux Ubuntu, dan Android) dan perangkat lunak softphone yang berbeda (seperti 3Cxphone, Ekiga, Qutecom, Sjphone, X-lite). Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa teknologi VoIP dapat diimplementasikan walaupun tanpa dukungan infrastruktur, yaitu dengan memanfaatkan jaringan Ad Hoc peer-to-peer. Dari hasil pengukuran dan analisa beberapa parameter yang diamati, didapatkan hasil untuk rata-rata delay adalah sebesar 20,54 millidetik, dan throughput sebesar 0,081 Mega Byte/detik, sedangkan banyaknya paket per-detik adalah 94,3842 paket.

Kata Kunci: voip, ad hoc, peer-to-peer

Insya’Allah paper ini akan dipresentasikan pada Seminat Nasional SNATI 2012 di UII-Yogyakarta pada tanggal 15-16 Juni 2012. 

Energy Consumption Analysis of AODV-UI Hybrid Routing Protocol under Various Mobility Models

December 26, 2011

This is our first draft joint research paper that we submitted to Networking 2012, The International Conference on Networking. This joint research is involved 2 universities, Universitas Indonesia and Universite de Haute Alsace-France. We hope that this paper could represent both universities in the conference.

Abstract – Mobile ad hoc networks (Manets) are characterized by mobile with portable and limited power sources. For more than one decade, Ad hoc On-demand Distance Vector (AODV) routing protocol becomes attention and research focus on MANET widely. A lot of protocols proposed to improve and optimize AODV performance. Yet, many of those do not consider the needs of node accessing Internet via infrastructure network. In this paper, we proposed a optimize hybrid routing protocol based on AODV routing protocol, called AODV-UI. Our proposed protocol combines two mechanism such as gateway mode and reverse route mechanism with the aim to improve the performance of the hybrid protocol. We performed some evaluation of energy consumption calculation in our proposed hybrid protocol under various mobility models. We used random waypoint mobility models and reference point group mobility models with different speed and different number of source node to evaluate our protocol. The simulation result shows that our proposed protocol performance is lower in terms of energy consumption for random waypoint movement compare to the reference point group mobility model.

Keywords: Energy, gateway mode, mobility model, reverse route mechanism.

Our Draft Paper For International Journal Computer Science and Engineering (IJCSE)

June 19, 2011

Performance Analysis of AODV-UI Routing Protocol With Energy Consumption Improvement Under Mobility Models in Hybrid Ad hoc Network

Abstract

In mobile ad hoc networks (MANETs), routing protocol plays the most important role. In the last decade, Ad hoc On-demand Distance Vector (AODV) routing protocol becomes the attention of focussed research on MANETs world wide. A lot of protocols had been proposed to improve and optimize AODV routing protocol to achieve the best in quest of reliable protocol. In this paper, we present some improvement suggestion to AODV routing protocol. Our proposed protocol, called AODV-UI, improved AODV in gateway interconnection, reverse route and in energy consumption. We also measure performance indicators for some metrics, such as energy, routing overhead, end-to-end delay, and packet delivery ratio. We performed our simulation scenarios with three mobility model with different maximum speed and sources in hybrid ad hoc network. The result shows that AODV-UI is more stable when it is used in random way point mobility model in any speed and number of sources.

AODV; routing protocol; energy consumption; hybrid ad hoc network; MANETs

You can download this paper here.



APLIKASI SPEECH APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (SAPI) 5.1 SEBAGAI PERINTAH UNTUK PENGOPERASIAN APLIKASI BERBASIS WINDOWS

May 16, 2011

 

Berikut adalah abstrak dari paper kami yang berjudul :

APLIKASI SPEECH APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (SAPI) 5.1 SEBAGAI PERINTAH UNTUK PENGOPERASIAN APLIKASI BERBASIS WINDOWS

Insya’Allah akan dipresentasikan pada 17-18 Juni 2011 di Universitas Islam Indonesia – Yogyakarta pada Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2011.

ABSTRAKS

Salah satu penelitian pengenalan ucapan yang terkenal adalah yang dilakukan oleh Microsoft Corporation yang dikembangkan untuk sistem operasi Windows. Microsoft mengembangkan standar untuk mesin pengenalan ucapan, yaitu SAPI (Speech Application Programming Interface). SAPI memberikan kemampuan workstation untuk mengenali ucapan manusia sebagai masukan, dan membuat audio keluaran seperti suara manusia dari teks tertulis. Kemampuan ini menambahkan dimensi baru interaksi manusia dan komputer. Layanan pengenalan ucapan dapat digunakan untuk memperluas penggunaan komputer bagi mereka yang menemui bahwa mengetik terlalu sulit karena keterbatasan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Perintah Suara untuk mengoperasikan aplikasi berbasis Windows guna memudahkan pengguna yang mempunyai keterbatasan fisik. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model waterfall. Penjelasan rinci tentang algoritma pengenalan ucapan berada di luar cakupan makalah ini.

Kata Kunci: Speech Application Programming Interface, SAPI, Pengenalan Suara

Daftar Topik TA

January 28, 2011

Berikut daftar topik (bukan judul) Tugas Akhir (TA) pada jurusan Teknik Informatika. Informasi ini bisa dilihat lebih jelas dan didiskusikan pada forum MIT.
Bidang / topik penelitian yang disarankan adalah :
1. Programming
2. Networking
3. Multimedia
4. Basis Data (Database)

(more…)

Compatibillity Issues between AODV-UU, AODV+, and R-AODV on NS-2

December 3, 2010

For 2 weeks, I’ve been under pressure to finish my research project. Today, I’m trying to compile AODV-UU, R-AODV and AODV+ in NS-2.

About 3 weeks ago, I was installing NS-2.34 successfully on Ubuntu 9.04. But when I tried to patch AODV-UU-0.9.6 to NS-2.34 failed!!! Then I knew that AODV-UU-0.9.6 patch only available till NS-2.32.
On the other sides, R-AODV (according to Elmurod) running well on NS-2.34. But till now, I’m not succesfull to install it. And the latest AODV+ support for NS-2.27 – NS-2.33.

Another incompatibility issues is kernel headers, libraries, dependencies and compilers.